Saturday, June 14, 2014

Menghitung Hari 2

Kali ini saya juga tidak bermaksud berkisah tentang lagu Menghitung Hari jilid 2 itu, tidak. Seperti post saya sebelumnya, saya masih menghitung hari menuju deadline skripsi.

Senin, 16 Juni 2014 saya harus mengumpulkan skripsi ke Prodi (lagi), tapi kali ini yang siap uji. Jadwal sidang masih belum keluar, tapi Pak Ketua Prodi bilang antara tanggal 1-4 Juli. Daftar penguji sudah keluar Jumat kemarin, dan sayalah yang disuruh ke samusil untuk melihat daftarnya mewakili teman-teman.

Tommy Christomy, Ph.D.
Shin Young Duk, Ph.D.

Saya cuma bisa tertawa getir membaca kedua nama itu di sebelah kolom judul skripsi saya. Kalau diuji Pak Shin, saya sudah ada firasat karena tidak mungkin hanya Lolli saja yang "dikorbankan" untuk diuji oleh beliau. Saya juga tidak terlalu merasa "dikorbankan" karena ternyata Pak Shin menguji tiga mahasiswa lain selain saya, dan anak Linguistik hampir semuanya diuji oleh Pak Kim Taegeun hohoho~

Walau begitu, tetap saja duo Pak Tommy dan Pak Shin itu.... 쓴웃음 밖에 안 나오네...

Sudahlah. Toh saya sekarang sedang melupakan revisi final dan tugas UAS Penulisan Populer yang keduanya sama-sama harus dikumpulkan Senin jam 11. Saya malah internetan, download Immortal Songs (yang akhirnya diupload lagi oleh KBSW setelah satu bulan lebih jeda) dan menelusuri blog teman-teman saya... hanya untuk menemukan satu kalimat yang menusuk. Ouch.

Kira-kira kalimatnya kalau diterjemahkan ke bahasa para oppa jadi seperti ini:

"대체 내가 왜 무브온에 대한 얘기 하는 거냐? 나에게도 얼마나 어려운 일인데.."



Waduh.

Sunday, May 25, 2014

Menghitung Hari

Bukan, posting ini bukan tentang lagunya Krisdayanti yang ngetop itu.

Tapi karena saya memang sedang menghitung hari.
Hari menuju deadline skripsi.
Hari menuju sidang skripsi.

Tanggal 30 skripsi harus dikumpulkan ke Prodi.
Sidang konon akan diselesaikan bagaimanapun caranya sebelum tanggal 27 Juni supaya tidak ada sidang saat bulan Ramadhan.

Abaaanggg yang sekolahnya pindah-pindah mulu helep dong saya deg-degan berat nih hueeeee >///<

Harus bisa.
Harus bisa.
Pasti bisa!

Kan ada Allah Yang Maha Memberi Petunjuk :3
Kan udah ditungguin di sanah sama si abangs :3

Semangat yeay Pejuang Skripsi Kor10 pasti bisa!

Saturday, May 10, 2014

Please Love Her --untukmu, teman :)

Malam ini saya tidak sengaja membaca posting salah satu teman SMA di blognya. Saya tahu kalau dulu, dulu sekali teman saya ini pernah jatuh hati kepada laki-laki yang juga satu sekolah dengan kami. Teman saya ini memberikan nama kode untuk pujaan hatinya itu, dan selalu bercerita menggunakan kode itu, sampai-sampai saya sekarang benar-benar lupa siapa sih sebenarnya cowok itu.

(Oke saya dari dulu memang selalu ketinggalan gosip dan termasuk orang-orang yang nggak pernah dibagi gosip sama biang gosip. Tapi sepanjang ingatan saya yang cuma segitu-gitunya kalau berkaitan dengan gosip, saya tahu cowok itu siapa hahaha. Ya semoga aja gak salah tebak. Kalau salah juga gak ngaruh apa-apa juga sih hahaha)

Jadi ceritanya teman ini beberapa jam yang lalu berkata dalam postingnya, bahwa semua teman-temannya di kota tempat ia tinggal sekarang, yang berjenis kelamin laki-laki, jauh, jauh lebih baik daripada si cowok yang telah ia "cintai" selama bertahun-tahun itu (mungkin sudah hampir sepuluh tahun, ya).

Saya tidak tahu apa yang memicu sampai ia berkata seperti itu, but hey, it's good that you are moving on :)

Sebagai hadiah, mari kita dengarkan lagu ini.



(Aku tahu lagu ini rada gak nyambung dengan perkataanku sebelumnya [It's good that you are moving on], tapi sudahlah, terima saja lagu ini karena Chen yang nyanyi. Dan karena penyanyi aslinya adalah om Donggyun tersayang. Iya aku tahu kamu tidak tahu siapa om Donggyun, tapi percayalah lagu ini enak sekali)

Wednesday, April 30, 2014

'Kau yang Berasal dari Bintang' dan "Bashing"

Saya yakin, sejak beberapa hari lalu pasti timeline Facebook maupun Twitter Anda penuh dengan share maupun retweet mengenai berita 'Kau yang Berasal dari Bintang'. Hari ini, beritanya jadi tambah HOT karena berita tentang keberadaan 'versi Indonesia' ini masuk ke Naver. Orang-orang Korea jadi 'ribut', cari info tambahan sana sini, dan BLARRR ketahuan ternyata 'Kau yang Berasal dari Bintang' ini tidak beli lisensi atau hak apapun dari SBS maupun production house 별에서 온 그대 untuk membuat 'remake'. Berita hari ini pun ditutup dengan pihak SBS berencana melayangkan gugatan hukum terhadap pihak pembuat 'Kau yang Berasal dari Bintang'. Senior saya yang bekerja di pertelevisian dan berhubungan orang-orang SBS menambahkan, bosnya bilang sinetron itu mau di-internationally sued. Saya tidak tahu sih apa bedanya dengan digugat biasa.

Saya termasuk pihak yang sebal luar biasa dengan keberadaan 별그대 'versi Indonesia' ini. Semua juga tahulah track record sinetron Indonesia. Sudah jiplakan, kualitasnya luar biasa jauh pula jika dibandingkan dengan karya aslinya. Bikin kesal, bete, dan bawaannya mau menghina aja. Bagaimana tidak, Tante Jun Jihyun yang memerankan Cheon Songyi dengan luar biasa menawan itu tiba-tiba berubah jadi Nikita Willy [yang secara pribadi saya bosan sekali lihat wajahnya selalu ada di televisi setiap hari]. Belum lagi Do Minjoon yang bikin meleleh semua fans drama ini tahu-tahu jadi Kakak Ogan yang baru saja hengkang dari SMASH [saya curiga berat alasan keluarnya ya gara-gara sinetron ini]. Tentulah, segala sumpah serapah dengan sangat mudah ingin meluncur dari bibir dan jemari kita.

Di situlah letak masalahnya menurut saya.
Ada banyaaaaak sekali komentar-komentar yang dibuat oleh orang Indonesia yang membenci sinetron Morgan ini dalam bahasa Inggris pada situs-situs semacam Netizenbuzz dan Soompi, yang notabene anggotanya berasal dari seluruh penjuru dunia. Berarti, lebainya, komentar penuh kebencian terhadap sinetron itu bisa dipahami oleh orang seluruh dunia.

Kenapa hal itu jadi masalah?

Kebanyakan komentar intinya "Emang dasar sinetron Indonesia bisanya cuma ngejiplak".
Yang dibawa di situ adalah nama negara. Padahal, apakah negara Indonesia yang bikin sinetron itu? Yang bikin sinetronnya adalah Sinemart, yang menayangkan adalah RCTI. Indonesia cuma kebagian menjadi negara tempat disiarkan dan bahasa yang digunakan sinetron jiplakan itu. Tapi implikasi dari komentar "Emang dasar sinetron Indonesia bisanya cuma ngejiplak" itu adalah image buruk tentang Indonesia yang tertanam di benak orang-orang luar negeri.

"Ah, berarti Indonesia bisanya cuma ngejiplak doang. Orang-orang Indonesianya sendiri juga bilang begitu."

Bagaimana kalau sampai orang-orang luar negeri berpikiran begitu? Padahal, tidak sedikit film Indonesia yang dapat penghargaan di luar negeri. Masih ingat The Raid? Iya sih, The Raid memang bukan sinetron. Tapi sama saja, sama-sama berasal dari Indonesia. Orang yang akan melabeli 'Indonesia tukang jiplak' juga saya rasa tidak akan pilih-pilih mau sinetron atau film.

Tidak masalah kalau Anda mau menghina menge-bash sinetron Morgan itu dengan segala kosakata sumpah serapah yang Anda ketahui. Hanya saja, tolong, jangan ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lain. Cukup tulis dalam bahasa Indonesia, biar orang Indonesia saja yang tahu betapa menyedihkannya sinetron-sinetron jiplakan yang masih saja menghiasi layar kaca.

Jangan memperburuk citra Indonesia di mata dunia dengan komentar negatif Anda. Kalau belum bisa menjadi solusi bagi negeri ini, setidaknya jangan menjadi masalah baru.
Sudah terlalu banyak kasus yang membuat citra Indonesia menjadi terpuruk. Masih ingat kan dengan kasus kejahatan seksual di JIS?
(Atau jangan-jangan Anda belum pernah dengar gara-gara terlalu sibuk berkabung untuk insiden kecelakaan kapal feri Sewol--dan berhentinya industri hiburan Korea Selatan selama beberapa minggu sehingga EXO masih belum merilis Overdose).

Sekali lagi, mohon tulis komentar bashing Anda dengan bahasa Indonesia. Oh, dan jangan lupa kalau sekarang ada Undang-Undang ITE. Anda bisa dituntut kalau apa yang Anda unggah di internet dianggap berlawanan dengan UU tersebut--sudah banyak lho kasusnya.

UPDATE.
Saya baru saja lihat Allkpop merilis berita tentang 'Kau yang Berasal dari Bintang' terbukti merupakan plagiat, bukan remake. Belum setengah jam dirilis, link artikel tersebut di Facebook sudah banjir komentar yang saya yakin, 90%nya bisa jadi orang Indonesia. Lebih dari 50% komentar yang ditulis oleh orang Indonesia ditulis dalam bahasa Inggris, dan 80%nya mengandung kalimat 'I am an Indonesian and I am ashamed'.

Sepertinya ada terlalu banyak orang Indonesia yang kurang bersyukur dilahirkan di Indonesia, di mana ia bisa hidup dengan tenang tanpa ada desingan peluru seperti orang-orang di Afrika Tengah sana, di mana ia masih bisa menikmati menonton televisi sementara orang-orang Rohingya untuk mengakses pelayanan kesehatan saja tidak bisa.

Counting hours

The result of 2nd selection will be announced on May 1, 2014.
And it's just like hours to go ~.~

I believe Allah will give me the best thing for me. He knows the best for everyone.

(and it's already May 1st in South Korea ~.~)

Thursday, March 20, 2014

Glad I did something useful

8 Maret 2014, pas lagi ngaso di kamar main internetan berusaha untuk memikirkan ayam dan bebek serta musang tercinta saya (baca: skripsi saya), tiba-tiba ada notifikasi di Twitter. Ada akun yang mention saya.

"dan akhir kata gue ucapkan terimakasih buat kak @usernametwittersaya atas tulisan2 diblognya, yg telah (cont) "

Wih, kaget dong saya, tahu-tahu ada akun yang mention bilang terima kasih begitu. Perasaan saya nggak habis ngetwit apa-apa yang bermanfaat... /plak/

Usut punya usut, setelah saya buka profil yang ngemention saya itu, ternyata dia baru abis serial tweets.

Recap

1. 생일 정말 축하한다 유현이와 유희야! 이젠 22살 ㅋㅋ
같은 날에 태어나줘서 고마워 유현이 *하트하트*

2. Selamat ulang tahun Ayah \^0^/

3. Happy belated birthday Taeyeon (25), Jooyoung (23), and Yoohwan (23)!

4. My application documents have arrived safely at Kyung Hee University ^^