Friday, October 21, 2011

결혼에 대해서...

결혼.

Silakan blok kata di atas, lalu copy paste ke google translate. Atau baca saja posting ini sampai habis, pasti Anda juga bisa menebak arti kata itu (atau bagi teman-teman saya sesama Sastra Korea, atau mungkin penggemar WGM di luar sana yang kebetulan nyangkut di blog saya ini, sekali baca juga pasti langsung tahu artinya apa).

Jangan tuduh saya galau kalau Anda sudah tahu apa arti kata tersebut. Inti dari posting ini adalah mendadak orang di sekitar saya banyak yang membicarakan soal itu. Mungkin nggak segitu banyaknya ya, tapi buat saya, tetap saja banyak.



Ada seorang kawan yang sering chat dengan saya, yang setiap kali chat pasti selalu nyerempet ke soal calon istri dan calon anaknya.

Ada senior di SMA (dan SMP juga) yang getol banget ngomongin soal calon istri bahkan saat dulu dia lulus SMP saja belum -.....-"

Terus ada senior saya di Sastra Korea, setahun di atas saya, yang memang freak sama orang Turki, tahu-tahu mengumumkan perubahan rencana dalam hidupnya, demi hal itu, dan sudah sejak beberapa minggu ini tidak masuk kuliah--dia keluar begitu saja.

Senior lain, dua tahun di atas saya, hari ini di facebook mengupload foto-foto yang tampak sangat cantik sekali, dan ternyata itu adalah foto dia lagi lamaran. Wew.

And I myself had that kind of dream.

Ada apa dengan orang-orang? Kenapa mendadak jadi kepengen nikah semua? (padahal mas saya yang dulu kerjaannya galau antara mau nikah sama ngelanjutin S2, yang terus dilanjutin galau antara nikah sama ngelanjutin S3, udah berhenti galau)

Saya bukannya anti nikah muda. Saya justru kepengen nikah muda.
Tapi menikah itu perkara besar lho. Bukan cuma menyatukan dua orang, tetapi dua keluarga, dua kebudayaan, dua dunia.
Terlebih saya baru saja menemukan rencana hidup baru yang benar-benar dengan sangat excited saya susun, yang ingin saya wujudkan. Dan dalam rencana itu, saya ingin menikah 6 tahun lagi. Pada usia 25 tahun, seperti ibu :D

No comments:

Post a Comment